Spot Menarik di Bromo Yang Harus Dikunjungi

Opportunities are like sunrise, if you wait too long  you can miss them - William Arthur


Tidak pernah membayangkan sebelumnya kalau saya bisa sampai juga di puncak Gunung Bromo, bahkan bisa melihat sunrise sekaligus. Kesempatan ke Bromo ini saya dapatkan pada akhir November lalu ketika ikut suami ke Malang.


Perjalanan menuju Bromo kami awali dari Kota Batu, Malang dengan bantuan Mas Rifki @papanpelangi. Allhamdulillah ada untungnya juga sebagai blogger ya, mau ke kota mana aja Insya Allah ada yang siap menjemput dan memandu.

Kami dijemput mas Rifki sekitar jam 23.00 menuju tempat berkumpul untuk berganti kendaraan jeep, karena hanya mobil jenis ini yang bisa menanjak dan melewati jalan berpasir.  Tujuan kami memang untuk melihat sunrise di Bromo, makanya mengambil paket perjalanan malam. 


Sunrise di Bukit Cinta

Sekitar jam 2 dini hari kami sudah sampai di Bukit Cinta atau Love Hill. Ada beberapa lokasi yang bisa dijadikan tempat melihat sunrise, tapi Mas Rifki dan tour guide membawa kami ke Bukit Cinta. Katanya lokasi ini adalah tempat yang paling strategis untuk melihat Golden Sunrise.

Hanya beberapa jeep saja yang sudah tiba di Bukit Cinta, kami pun tidur dulu sambil menunggu waktu subuh tiba. Kedatangan kami yang lebih awal bisa dibilang cukup menguntungkan karena tidak perlu berjalan jauh dari tempat parkir jeep menuju Bukit Cinta. Jadi, kami hanya perlu berjalan menaiki tangga untuk mendapatkan spot terbaik agar bisa melihat sunrise dengan jelas.

Masya Allah perlahan-lahan sunrise muncul juga, ini adalah pengalaman pertama saya melihat sunrise yang disengaja sampai di atas bukit seperti ini.


Setelah matahari terbit dari Bukit Cinta terlihat Gunung Bromo, Gunung Batok, dan Gunung Semeru dari kejauhan. Saya takjub saat melihat Gunung Batok dari atas, ternyata saat akan ke Kawah Bromo saya ada di kaki gunung tersebut.

Kawah Bromo


Lokasi selanjutnya setelah melihat indahnya sunrise di Bukit Cinta adalah menuju kawah Bromo. Cukup lama jeep kami tidak bergerak karena menunggu antrian jeep lain yang masih di bawah menuju ke bukit. Oh ya, meskipun matahari sudah beranjak naik, tapi keindahan Bromo masih indah untuk dinikmati kapan saja. Banyak wisatawan yang datang tidak hanya saat sunrise saja kok.


Tour guide berpesan pada kami untuk tidak memaksakan diri menuju kawah, kalau capek istirahat saja dulu karena kami harus berjalan sejauh kurang lebih 2.5 KM dan ditambah naik 250 anak tangga.  2.5KM jika jalanannya datar mungkin tidak berasa cape, tapi ini jalanannya menanjak lho hihihi dibutuhkan stamina yang lebih kuat.

Yessss Allhamdulillah saya berhasil naik ke atas dan melihat kawah dari dekat. Saya tidak mau membuang kesempatan pertama ini makanya bertekad sekali untuk bisa naik.



Buat teman-teman yang tidak kuat berjalan bisa menyewa kuda kalau PP sekitar Rp150,000 atau setengahnya kalau satu kali jalan saja. Saya dan suami berjalan santai saja ketika turun menuju tempat parkir jeep, malah sempat makan bakso dulu :-D

Di atas pun kami tidak berlama-lama karena memang disarankan tidak lebih dari 15 menit khawatir menghirup belerang, makanya kami pakai masker juga.

Pasir Berbisik




Mungkin teman-teman pernah melihat film dengan judul Pasir Berbisik yang dibintangi oleh Dian Sastrowardoto? Nah di sinilah tempat syuting film tersebut dilakukan.

Awalnya saya pikir memang hamparan pasir yang luas ini bisa berbisik, ternyata tidak. Fenomena pasir berbisik ini karena butiran pasir yang berterbangan kena tiupan angin terdengar seperti bisikan sehingga dinamakan Pasir Berbisik. Bentuk pasir-pasir yang terkena angin tersebut bergelombang seperti ombak kecil. 




Bukit Teletubbies


Ngomongin Teletubbies, saya langsung teringat dengan sebuah acara televisi untuk anak-anak waktu itu dengan 5 karakter menggemaskan membuat ingin berpelukan :) Ada Tinky, Winky, Dipsi, Laa Laa, dan Po yang sedang berlari-lari di bukit.

Mungkin karena bentuk bukit-bukit yang ada mirip dengan bukit yang ada di film jadi dinamakan Bukit Teletubbies.


Hamparan savana yang hijau ini segar dilihat. Jarang lho saya bisa melihat hamparan tanaman, rumput, ilalang seluas ini. Beruntung saat saya datang savananya sudah kembali tumbuh dan berwarna hijau. Karena 2 bulan sebelum kedatangan saya, savana ini terbakar dan mengakibatkan kehijauannya berubah menjadi hitam.

Untuk menikmati hijaunya Bukit Teletubbies lebih bagus saat musim hujan katanya. Gak bisa saya bayangkan sih hujan-hujanan di sini.

Nah, itu 4 spot menarik yang saya kunjungi di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Berikut ini ada beberapa perlengkapan yang perlu dibawa saat mengunjungi Bromo antara lain:
  • Jaket atau pakaian panjang untuk menghalau rasa dingin.
  • Gunakan sepatu sport karena medan yang cukup berat harus melewati pasir dan menanjak di bebatuan. Menggunakan sandal tidak disarankan.
  • Sarung tangan, kaos kaki sudah jelas ya karena menggunakan sepatu. Saya mencoba membuka sarung tangan, brrrrr tangan rasanya langsung membeku.
  • Kupluk atau topi. Meskipun saya sudah mengenakan jilbab, tapi saat mengenakan kupluk rasanya akan lebih hangat lagi.
  • Tas ransel yang isinya keperluan secukupnya seperti air minum atau camilan untuk mengganjal perut yang lapar.

Insya Allah mau bawa anak-anak ke Bromo juga nanti untuk menikmati keindahan alam ciptaan Allah. Ternyata sekali ke Negeri di atas awan membuat saya ketagihan untuk datang kembali ke sana.

28 comments

  1. Saya udah ke Malang kok nggak sempet mampir ke Bromo hiks hiks hiks, rugi banget deh yaaa �� next time kudu ke Bromo, aamiin ��

    ReplyDelete
  2. waa bagusnyaa... udah lama pengen ke sana. tapi nunggu si bungsu gedean biar ga rewel

    ReplyDelete
  3. Bukit Teletubbies nya indah banget ya. Pasti seru perjalanan ke Bromo.
    Enak sekarang ada jeep, dulu nggak ada kayaknya.
    Dua kali ke Bromo waktu SMA bareng teman2 di tempat kursus bhs inggris. Ke Bromo niatnya mau cari bule untuk praktek ngomong inggris, padahal ketemu ya diem aja, yg ngomong paling satu dua orang hahaha.

    ReplyDelete
  4. Aku digodain Kakaku buat ke Bromo. Dia udah pernah soalnya. Sunrisenya menggoda banget! Hayuklah nabung buat ke sana

    ReplyDelete
  5. Masya Allah.. pemandangannya bagus banget ya mbak. Saya beberapa kali suka ngikuti tulisan atau foto temen - temen yang pernah ke Bromo.. selalu sukses bikin mupeng

    ReplyDelete
  6. wah, cantik banget ya mbak bromo itu. Aku udah lama banget pengen ke bromo tapi belum kesampaian. Semoga ada waktunya nanti bisa lihat langsung kawah bromo

    ReplyDelete
  7. ini nih, aku udah ke bromo 2 tahun yang lalu, tulisannya belum kelar-kelar hahahah Bromo selalu kurindu

    ReplyDelete
  8. Belum pernah ke Bromo. Fotonya cakep2 Mak.. Ngebayangin lari2 di savana itu seru kali ya

    ReplyDelete
  9. Masya Allah.. Itu foto sunsetnya mba.. Cakepp. Pas baca bukit teletubbies itu ak nyangka ke kampung aku loh mba. Soalnya ada bukit hijau disana yg dinamain bukit teletubies jg. Kayaknya org2 pada suka namain teletubies semua ya padang savana begini. Haha

    ReplyDelete
  10. Pingin deh ikut duduk selonjoran di hamparan savana hijaunya. Keliatannya adeeem.

    ReplyDelete
  11. Doain dong mbak aku insyAllah april nih rencana kesana. Alhandulillah ada gambaran spot mana aja yang menarik di bromo,mudah2am sesuai rencana dan Allah mengijinkan aamiin

    ReplyDelete
  12. huaaa pengen ke bromo lagi. sebenarnya rumah saya dekat bromo loh, saya tinggal di Pasuruan. tapi yaa gitu, yg ajak ke sana gak ada. suami belum sempat, sibuk, hiks. padahal pengen ke bukit cinta biar makin cinta. ahahaha

    ReplyDelete
  13. AKu ke sana 7 tahun lalu Mbak, bisa lihat sunrise Alhamduliilah, nginep deket situ jadi naik jeepnya enggak lama, 30 menit an saja. Tapi sayang enggak sampai puncak. Karena di tengah jalan (kami nyewa kuda), sulungku engap..seseg dengan bau belerangnya. Dia ada asma soalnya. Jadilah suamiku ke puncak sendiri gendong bungsuku yang 2 tahun. Dan aku duduk saja di sebelum tangga itu sama si mbarep ...Keknya pengin ngulang karena mereka sekarang lebih besar, semoga lebih kuat. Karena aku penasaran sama kawahnya :)

    ReplyDelete
  14. Anak-anaku udah kesana, justru saya dan suami yang belum. Dan kemarin waktu di Malang udah ditawari sama sepupu mau diajak kesana. Tapi memang rencana kami enggak ke Bromo, jadi ya kami tolak. Insyaa Allah tahun ini pengen kesana akhir tahun

    ReplyDelete
  15. Yang dijuluki negeri di atas awan ini ada banyak kah, kak Lid...?
    Karena mas kemarin katanya abis dari negeri di atas awan, namanya Puncak B29 (hihii...kek nama sabun) .. Apa yang dimaksud Bromo ini juga?

    Kak Liiidd...
    Ku mau foto sunrise sambil pegangan ama suamik jugaa...
    Haahaha~
    **latahmodeon

    ReplyDelete
  16. Bromo masih jadi impian aku sampe sekarang nih mbak.
    kayaknya tahun depan deh baru bisa nabung karena tahun ini masih fokus buat paid off KPR haha =))

    ReplyDelete
  17. Wah, itu bukit Teletubies indah banget sih mbaak, pasti bakal betah berlama2 yah :)

    Jadi kali ini cuma berdua aja sama suami yah mbak? tapi anak2 pasti kuat diajak jalan ke sana kan yah mbak? Pengen ngajakin Kayla ama Fathir nih :)

    ReplyDelete
  18. Subhanallah mba.. indah banget bromo ya mba.. banyak tempat2 yang sangat menarik yang tentunya instagramable hehe.. semoga tahun ini dan keluarga bisa mengunjungi bromo dan menikmati langsung keindahan bromo.. aamiin

    ReplyDelete
  19. aku terpana dengan foto pertama. Ku pikir itu fotonya siapa gitu, eh itu kan Mbak dan suami. Keren amat pemandangan dari bukit cinta. AKu pernah lihat sunrise dari pananjakan (lupa 1 atau 2). Itu juga masya Allah cakeeeep....

    ReplyDelete
  20. Pemandangannya indah banget yaa.. Aku belom pernah ke Bromo nih. Rencananya kalau bayik udah rada gedean biar dia bisa ikutan menikmati sambil lari2an di sana juga

    ReplyDelete
  21. Ah co cwiiiit. Btw aku gagal fokus sama foto pertama, yang siluet itu, kok kamu kayak sumo wakakaka *dijambak Kapan ngajak aku ke Bromoooo :D

    ReplyDelete
  22. Waaa sunrise di bukit cinta, ngebayanginnya aja udah bikin aku senyum2 sendiri heheheeh. Bromo emang selalu cantik di semua sudutnya. Aku rencana pertengahan taun ini bawa anak2 ke sana :)

    ReplyDelete
  23. Saya pengen mengulangi perjalanan ke Bromo. Pengennya bukan musim liburan gitu. Biar gak terlalu ramai

    ReplyDelete
  24. Kepingin lagi kesana bromo selalu ngenenin walaupun siangnya panas minta ampun tp kpingin dtg lg

    ReplyDelete
  25. Ternyata kata temanku, ke Bromo nggak harus saat sunrise. Karena siang hari pun bisa juga dapat foto bagus. Ahhh, kok kayak foto after wedding ya yang gandengan itu, hihiii

    ReplyDelete
  26. Wah mbk lidya udh nyampek sini aja. Tahun kemaren aku diajak ke sini sih tp nggak jadi. Entah kapan nih ada tawaran begeto lagi. Nyesel nolak kemaren. La pemandangannya kece begini. Hiks

    ReplyDelete
  27. Waaah fotonya dari atas itu bagus, kawahnya bisa ngeri menganga gitu ya? Aku kehabisa oksigen, nggak kuat naik tangga. Padahal dari parkiran jeep udah naik kuda, nggak jalan kaki. Wal hasil aku duduk2 saja di warung mie rebus dekat tangga.

    ReplyDelete
  28. Subhanallah, mba Lidya bisa lihat kawah bromo dari dekat dan jalan sejauh itu, kayaknya suasana yang mendukung ya jadi semangat naik, pemandangannya indah semua di sana ya, duh jadi pengen ke sana juga, kalau bisa sih sama anak-anak ya

    ReplyDelete